Tenda Pramuka Kreatif 2 Tingkat Anti Banjir dan Portable

LIHATLAGI.COM, Tenda Pramuka umumnya didirikan langsung di atas tanah dengan 2 tiang, masing-masing sisinya ditarik memakai tambang. Nah, ini beda! MTs. Nurul Iman Kecamatan Banjarwangi menciptakan tenda Pramuka kreatif, yakni tenda 2 tingkat.

Tenda unik ini diperkenalkan dalam acara Jamran (Rambore Ranting) Kwarran Banjarwangi pada Agustus 2017.

Kemudian atas perintah Ketua Kwarran Banjarwangi saat itu, inovasi tenda Pramuka 2 tingkat ini dipakai oleh Kontingen Ranting Banjarwangi dalam acara Raimuna Daerah (Raida) Jabar 2017 dan Raimuna Cabang (Raicab) Garut 2018.

Kami menyambut baik instruksi dari Ketua Kwarran Banjarwangi. Kami berupaya sharing cara mendirikan tenda agar bisa berdiri dalam waktu singkat dan tetap kokoh selama 7 hari di Raida Jabar.

Kami bangga karena inovasi kami diposting oleh Instagram Kwarda Jabar dan Kwarnas. Dan kami lebih bangga lagi, ketika hasil karya kami sedikitnya bisa bermanfaat bagi orang lain.

Menurut kami, tenda 2 tingkat ini memiliki beberapa fitur, antara lain:

  1. Anti banjir. Jarak dari tanah ke lantai tenda kurang lebih 25 cm.
  2. Tidak boros kaveling. Ukurannya disesuaikan dengan ukuran tenda Pramuka pada umumnya. Satu kaveling bisa muat 2 tenda; lantai 1 dan lantai 2.
  3. Tenda portable. Tiang tenda ini tidak ditanam dan tidak menggunakan pasak sehingga bisa dipindahkan dengan cara digotong.
  4. Bisa jadi tempat istirahat pembina tanpa mengganggu aktifitas peserta.
  5. Tidak memakai paku, pemasangan full tambang dan ‘pasak’ bor bambu yang mudah dicopot.

Namun, di sisi lain tenda Pramuka 2 tingkat ini tidak luput dari kelemahan. Di antaranya:

  1. Butuh biaya yang lumayan besar untuk membeli bambu dan tambang pramuka. 1 tenda membutuhkan kurang lebih 100 buah tambang belum termasuk untuk pagar dan gapura.
  2. Bawa ke bupernya ribet karena bambu dan lantai (palupuh) lumayan banyak. Idelnya menggunakan engkel bak.
  3. Pemasangan atau pendirian tenda butuh waktu lebih lama dari tenda biasa yang hanya 2 tiang.
  4. Anggota regu harus kompak, semua bekerja, memiliki skill tali temali dan perlu latihan berkali-kali.
  5. Harus hafal posisi bambu agar tidak saling tertukar.

Demikian, semoga bermanfaat. Salam Pramuka!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tulis komentar:
Ketik namamu di sini