Pengertian dan 2 Contoh Teks Deskripsi

LIHATLAGI.COM, Pengertian dan contoh teks deskripsi. Apa itu teks deskripsi? Yuk simak saja pembahasan singkatnya di bawah ini.

Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah suatu paragraf yang menggambarkan suatu objek atau peristiwa secara jelas sehingga pembaca dapat membayangkan atau merasakan langsung peristiwa yang ditulis dalam teks tersebut.

Teks deskripsi

Untuk mendeskripsikan suatu objek, penulis harus lebih banyak menggunakan kata benda ketimbang kata sifat.

Misalnya, “saya melihat wanita cantik lewat di depan rumah”, akan beda dengan “Saya melihat wanita tinggi, bertubuh langsing memakai baju warna merah muda dengan rambut ikal semampai lewat di depan rumah”.

Jadi teks deskripsi ini menggambarkan visual ke dalam bentuk tulisan.

Contoh teks deskripsi

Sungai Cikaengan

Sungai Cikaengan merupakan sungai terpanjang di wilayah Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut. Sungai ini mengalir dari sisi selatan kaki gunung Cikuray dan bermuara di Pantai Selatan.

Sungai Cikaengan lebarnya rata-rata 6 meter. Mengalir dari utara Kecamatan Banjarwangi melintas di antara sawah-sawah warga.

Di sepanjang sungai ini terdapat banyak sekali bebatuan, dari mulai batu besar hingga batu-batu kecil. Bagian sungai Cikaengan yang tidak terdapat bebatuan hanya di sekitar Leuwi atau muara sungai.

Setiap musim hujan, airnya mengalir deras. Bahkan tak jarang airnya naik ke sawah yang berada di sisi kiri kanan sungai. Tetapi kalau musim kemarau, air sungai di Cikaengan kecil sehingga dasar sungai ini kelihatan dan mudah untuk diseberangi.

Pada musim kemarau inilah batu-batu sungai Cikaengan diambil warga untuk bahan bangunan. Saking banyaknya batu di Cikaengan, meskipun tiap musim kemarau diambil tapi terlihat seolah-olah tidak pernah diambil.

Contoh lainnya, bisa dilihat pada paragraf deskripsi berikut ini.

Jalur pendakian Buffalo Hill
Trek awal dari kampung terakhir merupakan jalan batu yang sudah rusak. Jalan ini biasa dipakai jalan motor petani yang mengangkut pupuk dan hasil panen sayur. Kalau musim hujan, jalan batu itu bercampur lumpur tanah merah. Motor pun banyak yang jatuh karena ban selip.Jalan batu itu lebarnya kurang lebih 2 meter. Kemiringan tanjakan sekitar 30 derajat. Di kiri kanan jalan merupakan kebun sayuran dan hutan rakyat. Di sisi kiri kanan banyak pepohonan rindang sehingga jalan pun lebih teduh.Namun setelah habis jalan batu, pendaki harus melewati jalan setapak yang sudah berbentuk seperti selokan kecil. Jalan tanah merah itu membentuk seperti selokan akibat ban motor yang dibelit rantai mencakar tanah.Jalan setapak itu melewati kebun sayuran dan terus nanjak namun tidak terlalu curam.
Demikian, semoga bermanfaat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tulis komentar:
Ketik namamu di sini