Cara Pasang Iklan di Google Ads [10 Langkah, Pengalaman Pribadi]

LIHATLAGI.COM, Ini bukan panduan lengkap cara pasang iklan di Google Ads (dulu: Google AdWords). Melainkan cerita pengalaman pribadi membuat iklan Google dari A – Z.

Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi saat memasang iklan web jasa wisata di Google Ads beberapa bulan lalu.

Selain berbagi cara beriklan di Google Ads, saya juga akan bagikan ‘laporan’ dan tips supaya biaya iklan minim tapi hasilnya besar.

Mari mulai pelan-pelan.. dan baca satu per satu.

Apa itu Google Ads?

Google Ads, dulu dikenal dengan nama Google Adwords, adalah jaringan iklan milik Google.

Cara membuat iklan Google Ads

Pemasang iklan melakukan deposit sejumlah uang ke Google. Kemudian Google menayangkan iklan tersebut di tempat yang diinginkan oleh pengiklan.

Saldo deposit milik pengiklan akan dipotong sebesar Rp. sekian setiap iklannya diklik oleh calon konsumen.

Yang saya maksud Rp. sekian adalah nominal tarif biaya pasang iklan yang ditentukan sendiri oleh pemasang iklan.

Apabila iklan tersebut tidak ada yang mengeklik, maka saldonya tidak akan dipotong satu rupiah pun.

Dalam istilah bahasa asing, pemasang iklan di Google Ads sering disebut advertiser. Sedangkan penayang iklan disebut juga publisher.

Produk Google yang berurusan dengan publisher disebut Google AdSense.

Advertiser bisa memilih tempat iklan tersebut ditayangkan. Salah satu pilihannya adalah iklan ditampilkan di halaman hasil pencarian Google. Pilihan lainnya nanti akan diulas di bawah pada langkah ke-8.

Saya coba ketik kata kunci “template wordpress”. Halaman 1 Google menampilkan dua situs pemasang iklan Google Ads di posisi teratas.

Contoh iklan tampil pada posisi paling atas di halaman hasil pencarian.

panduan lengkap cara pasang iklan di Google Ads

Dengan memasang iklan Google Ads, sebuah website ‘tidak butuh’ optimasi SEO. Website bisa langsung menempati posisi teratas halaman 1 Google.

Artikel terbaik dari situs yang dioptimasi secara sempurna pun akan kalah posisi.

Yang perlu dilakukan adalah fokus membuat konten ‘menjual’ untuk calon pembeli yang berkunjung lewat iklan.

Setelah iklan berhasil menarik calon konsumen berkunjung ke halaman website, ujung tombak penjualan adalah konten.

Seberapa mampu konten di halaman tersebut menarik konsumen untuk melakukan clossing?

Konten yang bagus juga tentunya harus didukung oleh customer service yang emejing.

Mudah-mudahan penjelasan saya barusan bisa dipahami. Kalau masih bingung, bertanyalah pada rumput yang bergoyang. Apa jawabnya?

Langkah-langkah pasang iklan di Google Ads

Sekarang kita akan langsung mulai pada pembahasan utama; cara beriklan di Google Ads.

Simak langkah-langkahnya, atau bisa langsung sambil praktik.

Langkah ke-1: Membuat landing page

Sebelum memasang iklan, siapkan landing page. Bisa berupa blog, toko online atau website.

Landing page ini merupakan halaman situs tempat mendarat calon konsumen yang mengeklik iklan.

Setelah mengeklik iklan, calon konsumen akan diarahkan ke mana? Kan harus jelas.

Calon konsumen boleh diarahkan ke halaman beranda atau ke halaman tertentu pada situs landing. Bergantung pada keputusanmu.

Buat website murah dan bagus di JasakuDeveloper.com.

Langkah ke-2: Login Google Ads dan dapatkan volume penelusuran

  • Buat akun Google Ads. Silakan buka link pendaftarannya di sini. Login menggunakan akun gmail.
  • Klik Filter dengan ikon kunci pas pada menu bar atas di samping kanan ikon Laporan.
  • Klik Keyword Planner pada kolom Perencanaan. Setelah itu, akan muncul halaman seperti gambar di bawah ini.

Cara beriklan di google Ads

Klik kolom Dapatkan volume penelusuran dan perkiraan. Kemudian ketik atau upload beberapa kata kunci yang akan dibuat pada iklan Google.

Sebagai contoh, saya masukkan tiga kata kunci: Paket Tour Garut, Trip Gunung Papandayan, Paket Wisata Garut.

Hasil penelusuran volume kata kunci yang saya masukkan tadi seperti pada gambar di bawah ini.

Cara memasang iklan google

Google memberikan perkiraan, rencana kata kunci iklan tadi dapat menghasilkan 47 klik dengan biaya Rp. 90.000 pada CPC maksimal Rp. 3.300.

Ini sama artinya dengan biaya iklan kamu Rp. 3.000 per klik. URL landing page akan ditempatkan pada posisi rata-rata ke-1 atau ke-2 teratas halaman 1 Google (posisi rata-rata 1,7).

Langkah ke-3: Tentukan biaya iklan

Sebelum menentukan tarif, coba cek di penelusuran Google untuk kata kunci tersebut. Apakah ada saingan yang masang iklan atau tidak?

Jika tidak ada. Untuk menduduki posisi paling atas di hasil penelusuran Google, kamu tidak perlu memasang harga Rp. 3.300 per klik. Cukup beberapa ratus saja.

Silakan edit nominalnya pada kolom CPC Maks, ubah ke harga terendah. Cara mengeditnya arahkan kursor ke angka uang pada kolom CPC Maks.

Saya sendiri, membayar iklan tidak lebih dari 300 rupiah per klik karena saat itu tidak ada saingan advertiser.

Meskipun saya membayar murah untuk setiap klik, tetapi website tampil di halaman 1 karena tak ada saingan pemasang iklan.

Tapi kalau di halaman 1 banyak saingan pemasang iklan, kalau mau di urutan teratas kamu harus berani bayar iklan lebih mahal dari pengiklan lain. Kalau tidak mau ribet, ikuti saja saran harga dari Google.

Membuat iklan Google

Saya mendapatkan 214 kali klik dengan biaya (saldo deposit dipotong) Rp. 60.100. Berarti rata-rata biaya iklan hanya Rp. 280 per klik. Posisi iklan ada di rangking 1 halaman 1 Google.

Jadi dengan biaya Rp. 60.000, saya mendapatkan 214 pengunjung dari Google. SIMPAN dulu informasi ini, nanti akan saya bocorkan berapa penghasilan dari modal segitu.

Langkah ke-4: Edit jenis pencocokan iklan

Ceklis kolom kata kunci seperti gambar di bawah ini. Akan muncul menu (lihat warna biru). Di situ ada Edit Jenis Pencocokan.

Beriklan di Google Ads

Pada Edit Jenis Pencocokan terdapat 3 pilihan; pencocokan luas, pencocokan frasa dan pencocokan persis. Ini maksudnya nanti untuk menarget pengunjung berdasarkan pencarian.

Contohnya kata kunci “paket wisata garut”. Jika memilih pencocokan persis, iklan akan ditampilkan di halaman pencari Google jika pengguna mengetik “paket wisata garut” (tanpa “).

Sedangkan untuk pencocokan frase dan pencocokan luas, lebih luas dari pencocokan persis. Pada pilihan pencocokan luas, bisa saja iklan ditampilkan saat orang mengetik kata kunci pencarian “tempat wisata di garut”.

Saya memilih pencocokan persis karena ingin menarget calon pengunjung website yang mencari jasa wisata, bukan mencari artikel tempat wisata.

Langkah ke-5: Tentukan lokasi target konsumen

Kamu bisa memilih calon konsumen/ pengunjung berdasarkan lokasi. Mau pengunjung dari seluruh Indonesia atau dibatasi untuk pengguna di kota tertentu.

Misalnya, saya memilih lokasi target konsumen dari Bandung, Tasik, Jakarta, Bekasi, Bogor dan Banten. Karena konsumen produk jasa yang saya tawarkan kebanyakan dari wilayah tersebut.

Jadi yang akan mengjangkau iklan adalah orang-orang di sekitar kota-kota tadi.

Fitur ini dapat meminimalisir klik iklan yang tidak menguntungkan pengiklan.

Cara mengatur lokasi target pengunjung/ calon konsumen, edit Lokasi pada menu atas Google Ads. Masukkan lokasi yang akan ditargetkan. Lalu Simpan.

Langkah ke-6: Buat kampanye dan tentukan anggaran harian

Setelah melakukan semua pengaturan di atas, silakan klik BUAT KAMPANYE di sudut kanan atas layar komputermu.

Akan muncul kolom formulir berisi nama kampanye dan anggaran harian rata-rata. Nama kampanye misalnya “Lihatlagi.com”.

Kamu bisa mengkustom berapa jumlah saldo rata-rata per hari yang akan dibelanjakan untuk iklan. Misalnya Rp. 20.000, maka jika sudah mencapai limit, iklan akan berhenti tayang di hari itu.

Namun anggaran harian juga tidak dijamin habis. Bisa saja iklan di hari itu hanya habis 10.000. Jadi dipotong saldonya juga hanya Rp. 10.000. Yang 10.000 lagi tetap ada dalam saldo Google Ads.

Langkah ke-7: Membuat iklan Google

Selamat, pembuatan iklan di Google sudah hampir selesai!

  • Klik tombol BUAT IKLAN untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.
  • Silakan mulai membuat iklan dengan cara mengisi kolom link final (isi dengan URL landing page) dan kolom lainnya. Contoh cara pengisiannya lihat di bawah ini.

Memasang iklan di Google Ads

  • Klik SIMPAN DAN TAMBAHKAN YANG LAIN untuk menargetkan kata kunci lainnya atau SIMPAN DAN BUAT EKSTENSI untuk membuat tautan ke link-link tertentu.

Langkah ke-8: Setelan

Klik SETELAN pada menu di samping kiri Google Ads.

Sub menu Jaringan. Ceklis pada salah satu atau dua-duanya check box lokasi penempatan iklan.

  • Jaringan Penelusuran
Iklan dapat muncul halaman hasil penelusuran Google ketika orang mencari istilah tertentu yang relevan dengan kata kuncimu.
  • Jaringan Display

Selain di halaman hasil penelusuran Google, iklan juga dapat ditampilkan di situs, video dan aplikasi jaringan Google. Opsi ini untuk memperluas jangkauan iklan di Internet.

Pengaturan lainnya pada menu SETELAN yaitu lokasi, bahasa, anggaran harian, strategi bidding dan lain-lain. Silakan atur sendiri, petunjuknya sudah jelas di situ.

Langkah ke-9: Pembayaran

Klik menu Fitur (lihat gambar di Langkah ke-2) > Konfigurasi > Penagihan dan Pembayaran.

Klik LAKUKAN PEMBAYARAN, lalu pilih metode pembayaran yang akan kamu lakukan.

Pembayaran biaya iklan Google Ads dapat dilakukan kartu kredit atau transfer uang melalui:

– menggunakan ATM (ATM Bersama)
– menggunakan Internet Banking
– mendatangi bank dan meminta bantuan Teller

Setelah mentransfer, tidak perlu mengirimkan bukti transfer atau memberitahu Google. Uang transferanmu akan diverifikasi otomatis oleh Google.

Tunggu sampai menerima konfirmasi penambahan saldo. Konfirmasi pembaruan saldo akan diterima dalam waktu beberapa hari, maksimal 10 hari sejak transfer.

Langkah ke-10: Pantau kinerja iklan

Selanjutnya, iklan dapat dipantau melalui menu Kampanye di sebelah kiri layar Google Ads.

Pemasang iklan tidak bisa melihat iklannya sendiri selama sedang login ke layanan Google.

Kalau mau melihat iklan muncul di halaman hasil penelusuran Google, log out akun lalu bersihkan cache browser. Atau coba ketik kata kunci yang kamu iklankan dari perangkat lain.

Sharing pengalaman

Seperti janji saya yang disampaikan di atas pada akhir paragraf Langkah ke-3, saya akan bocorkan penghasilan dari modal beriklan di Google Rp. 60.000,-

Website yang diiklankan di Google adalah website layanan jasa wisata. Setelah pasang iklan, banyak telpon dan WA masuk.

Namun yang menghubungi saya tidak sama banyak dengan jumlah klik iklan. Ini mungkin disebabkan calon pelanggan tidak menemukan apa yang mereka cari di landing page yang saya buat.

Dari calon konsumen yang menghubungi pun tidak semua clossing, karena ada beberapa yang tidak cocok harga.

Intinya, pengalaman saya modal yang dikeluarkan untuk pasang iklan di Google Alhamdulillah ketutup.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tulis komentar:
Ketik namamu di sini